Kamis, 01 Januari 2009

Belajar dari Adenium


Sungguh tepat ungkapan "dari Alam kita bisa banyak belajar", saya sudah membuktikan sendiri hal tersebut. Lebih dari Setahun yang lalu saat baru pindah rumah saya membeli dua pot kecil pohon adenium, yang satu sudah berbunga sedangkan satu pot lainnya belum berbunga, minggu demi minggu, bulan demi bulan saya menunggu pohon itu berbunga tapi ia tidak kunjung berbunga .... Satu tahun sudah lewat tapi belum juga ada tanda-tanda pohon itu akan berbunga, sementara satu pot adenium lainnya sudah berkali-kali berbunga, padahal perlakuan atas kedua pohon itu sama saja, cuma disiram sekali saja setiap harinya, saya sudah merasa pot kedua itu memang tidak akan berbunga, terpikir oleh saya untuk mencabut saja pohon tersebut, lalu membuangnya, tapi belum sempat saya mencabutnya, tiba-tiba suatu pagi saat hendak menyiram pohon tersebut (ya walau sudah putus asa dia akan berbunga, saya masih tetap rajin menyiramnya) saya terpana melihat bakal bunga yang mulai muncul disalah satu pucuknya...ternyata adenium itu berbunga juga, bunganya berwarna putih.
Ternyata selain ketekunan dibutuhkan kesabaran untuk adenium itu berbunga, jika saja saya terlanjur mencabut pohon kecil itu maka matilah kesempatan adenium itu untuk hidup dan memberikan bunganya.
Dari adenium itu saya mendapat suatu pelajaran selama tetap tekun menjalankan sesuatu, suatu saat pasti membawa hasil... jika selama ini banyak orang yang gagal mungkin karena terlalu cepat putus asa, seperti saya yang nyaris mencabut adenium berbunga putih itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar