Rabu, 05 Januari 2011

Teman Hidupku

Teman Hidupku,

Aku telah memilihmu sebagai teman hidupku
Dan hingga hari ini aku masih terus belajar
untuk lebih mengenal dan memahami dirimu
dan aku jujur
aku memang masih sering salah dan tak memahami kamu
aku mengecewakan,
aku membuatmu marah
aku mengabaikanmu
aku telah mencoba untuk menyelaraskan diriku dengan kamu,
tapi mungkin upayaku terlalu sedikit hingga tak tampak
di matamu.

Tapi apakah kamu juga seperti aku,
berusaha mengenal dan lebih memahami aku,

aku bukan tak mau menjadi seperti yang kamu harapkan,
tapi bisakah kamu lebih sabar menunggu?
dengan tetap bersedia menerima diriku saat ini,
tanpa membuatku merasa menjadi teman hidup yang buruk.

Mungkin lebih baik jangan berbuat lebih untukku,
jika kau tahu aku akan mengecewakanmu,
sebab aku tak akan mampu menjamin,
aku mampu melakukan hal yang sama sepertimu.

Semoga kamu bisa mengerti,
bahwa akupun akan selalu mencoba
untuk selalu bisa menerima dirimu apa adanya.

Renungan Tahun Baru

Sebenarnya apa istimewanya sebuah pergantian tahun, toh itu sebenarnya hanyalah suatu pergantian tanggal dan bulan dalam sebuah kalender buatan manusia, mengapa kebanyakan dari kita begitu bersemangat menyambut malam yang kita sebut malam tahun baru? Menjadikan malam itu menjadi malam yang istimewa, malam yang berbeda dengan malam-malam lainnya.
Tapi kita mungkin memang amat membutuhkan hari-hari yang berbeda, hari-hari yang istimewa itu, sebagai penghiburan dari hari-hari penuh rutinitas yang harus kita jalani sepanjang kehidupan kita.
Banyak doa dan pengharapan disampaikan manusia pada Tuhan yang mereka percayai, untuk kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru.
Mungkin itu juga yang jadi harapanku, walau tidak kusampaikan secara formal dalam bentuk sebuah doa di malam pergantian tahun baru, tapi untukku harapan terbesar adalah aku tetap memiliki kekuatan untuk menjalani segala pahit getir kehidupan di tahun yang baru.
Selamat Tahun Baru 2011 semua manusia ingin berbahagia, semoga kita semua berbahagia.